PANDUAN EKSEKUSI: MEMUTUS KONTRAK GAIB BENDA PUSAKA ORANG TUA

[PANDUAN EKSEKUSI: MEMUTUS KONTRAK GAIB BENDA PUSAKA ORANG TUA] 🛡️

Banyak anak yang sudah tahu orang tuanya menyimpan jimat, namun tidak berani menyentuh atau memusnahkannya karena dibayangi ketakutan mitos akan kualat atau diserang balik oleh khodam benda tersebut. Ketakutan inilah yang justru diinginkan oleh setan agar cengkeraman mereka pada tubuh orang tua Anda tidak lepas.
Ketika kalimat Tauhid ditegakkan, seluruh tipu daya makhluk gaib akan runtuh seketika. Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur'an:
وَقُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
"Dan katakanlah: 'Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap'. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap." (QS. Al-Isra': 81).

💡 Edukasi Fikih Ruqyah: Apakah Harus Pakai Garam atau Daun Bidara?
Sering kali muncul pertanyaan, apakah sah memusnahkan jimat jika hanya menggunakan air saja?
• Cukup dengan Air Ruqyah Saja: Secara syariat, inti dari kekuatan ruqyah terletak pada kalamullah (bacaan Al-Qur'an). Air putih murni yang dibacakan ayat-ayat pembatal sihir sudah sangat cukup dan sah untuk menghancurkan buhul gaib. Al-Qur'an adalah penawar mutlak.
• Fungsi Garam Krosok: Penggunaan garam krosok/grasak murni berfungsi secara kimiawi-fisik untuk membantu mempercepat korosi (karat) pada besi pusaka atau melunturkan tinta rajah/wafak kertas agar tulisan syiriknya lebur secara fisik.
• Fungsi Daun Bidara: Penggunaannya untuk kasus sihir merujuk pada atsar (rekam jejak) penjelasan para ulama salafush shalih (seperti Tabi'in Wahb bin Munabbih yang dinukil oleh Imam Ibnu Katsir). Daun bidara yang ditumbuk digunakan sebagai media ikhtiar fisik pembasuh sisa najis atau frekuensi buruk jin pada materi fisik jimat.

Langkah Praktis Pemusnahan Mandiri:
1. Siapkan wadah berisi air bersih (boleh ditambahkan garam krosok dan 7 lembar daun bidara yang ditumbuk sebagai pelengkap fisik).
2. Dekatkan wadah ke lisan, bacalah Surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-A'raf ayat 117-122, Yunus ayat 81-82, dan Thaha ayat 69 (Ayat pembatal sihir).
3. Masukkan jimat tersebut ke dalam air ruqyah. Jika berupa kain/kertas rajah, gunting-gunting hingga seluruh tulisan Arab/simbolnya terpisah hancur.
4. Bakar sisa kertas yang telah kering, atau kubur besi pusaka ke dalam tanah yang jauh dari aktivitas keluarga. Selama proses, perbanyak membaca Ayat Kursi.

Info penanganan lebih lanjut hubungi 
👉 📍 Ruqyah QHI | 💬 081578739566

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERAPI PROMIL (Program Kehamilan) Rumah Sehat Holistik Asy Syifa Klaten

Tips Ruqyah Mandiri

Minum Air hangat di pagi hari