Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Pandangan Holistik terhadap Makanan Pokok: Kembali ke Fitrah dan Sunnatullah

Gambar
Pandangan Holistik Muslim terhadap Makanan Pokok: Kembali ke Fitrah dan Sunnatullah Oleh: Tabib Dedi Saputra, CAHTM Banyak orang saat ini terjebak dalam tren diet yang sekadar ikut-ikutan tanpa memahami struktur tubuh yang telah Allah rancang. Ada yang hanya makan sayur dan buah (veganisme ekstrem), bahkan menghindari karbohidrat sepenuhnya. Padahal, kesehatan adalah buah dari kepatuhan terhadap hukum alam (Sunnatullah). 1. Makanan Pokok Utama: Karbohidrat (Bahan Bakar Energi) Dalam pandangan holistik, Karbohidrat adalah "Bahan Bakar Utama" tubuh. Tanpanya, manusia akan kehilangan energi vital ( ruh fisik ). Jenis: Biji-bijian utuh ( Al-Hubub ) seperti padi (nasi), gandum, atau jelai. Adaptasi Lokal: Di Indonesia, nasi adalah pilihan terbaik karena sifatnya yang selaras dengan iklim tropis yang lembap. Prinsip Mengunyah: Karbohidrat wajib dikunyah lama hingga cair di mulut karena pencernaannya dimulai oleh enzim di air liur. Manusia dibekali gigi geraham untuk mel...

PRINSIP KESEIMBANGAN & KESELARASAN: Seni Menggapai Kesembuhan Paripurna

Gambar
PRINSIP KESEIMBANGAN & KESELARASAN: Seni Menggapai Kesembuhan Paripurna Sakit bukanlah musuh yang harus semata-mata diperangi, melainkan pesan dari tubuh bahwa ada sesuatu yang keluar dari jalur fitrahnya. Kesembuhan sejati mustahil tercapai jika kita hanya mengandalkan obat-obatan sementara pondasi rumahnya—yaitu nutrisi—masih berantakan. Selama asupan harian tidak diselaraskan dengan kebutuhan asasi tubuh, maka resep terapi seampuh apa pun hanya akan menjadi tamu yang lewat tanpa daya ( orak konjet / rak kacek / tidak berkhasiat ). 1. Prinsip Keseimbangan (At-Tawazun) Kesehatan adalah kondisi di mana seluruh unsur dalam tubuh berada dalam keseimbangan. Penyakit muncul saat terjadi ketimpangan ( imbalance ). Hukum Keseimbangan: Orang yang bersifat panas, maka disejukkan. Orang yang bersifat dingin, maka dihangatkan. Dalil Keseimbangan Alam (Malam & Siang): Allah Ta'ala menciptakan alam semesta dalam pasangan yang seimbang untuk menjaga kehidupan. Sebagaimana fi...

Kanker dalam Pandangan Spiritual: Antara Gangguan Jin dan Ujian Kesabaran

Gambar
Kanker dalam Pandangan Spiritual: Antara Gangguan Jin dan Ujian Kesabaran Penyakit kanker sering kali dipandang hanya dari sisi medis sebagai mutasi sel yang merusak. Namun, dalam perspektif kedokteran spiritual Islam, penyakit ini memiliki dimensi yang lebih dalam, baik sebagai bentuk gangguan makhluk halus maupun sebagai sarana pembersihan dosa bagi seorang mukmin. Sifat Destruktif: Penyakit "Favorit" Iblis Syaikh Abu Hamam Ar Raqi dalam salah satu pernyataannya menyebutkan: "Kanker menjadi salah satu penyakit favorit iblis karena akan terlambat terdeteksi dan sifatnya yang merusak tubuh secara efisien." Ungkapan ini merujuk pada karakter kanker yang sering kali tidak menunjukkan gejala ( silent killer ) hingga mencapai stadium lanjut, memberikan beban fisik dan mental yang sangat besar bagi penderitanya. Fatwa Syaikh Bin Baz: Peran Jin dalam Kanker Syaikh Abdul Aziz bin Baz (Mantan Mufti Agung Arab Saudi) juga menegaskan dalam Majmu’ Fatawa (Jilid 8, ...