Isra' Mi'raj dan pesan tentang Bekam (Hijamah)
𝓑𝓲𝓼𝓶𝓲𝓵𝓵𝓪𝓱
𝗜𝘀𝗿𝗮' 𝗠𝗶’𝗿𝗮𝗷 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝘀𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗕𝗲𝗸𝗮𝗺 (𝗛𝗶𝗷𝗮𝗺𝗮𝗵)
Isra' Mi’raj adalah peristiwa agung ketika Nabi Muhammad ﷺ diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu naik ke Sidratul Muntaha dan menerima perintah salat lima waktu. Allah ﷻ berfirman:
“Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha…”
(QS. Al-Isra’ 17: 1)
Menariknya, di balik turunnya perintah salat, terdapat pesan kesehatan yang sangat dalam. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Pada malam aku diisra’kan, aku tidak melewati satu kelompok malaikat pun melainkan mereka berkata:
‘Wahai Muhammad, perintahkanlah umatmu untuk berbekam.’”
(HR. At-Tirmidzi – hasan)
Ini menunjukkan bahwa bekam (hijamah) bukan sekadar terapi tradisional, tetapi anjuran langit yang disampaikan langsung oleh para malaikat.
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah (bekam).”
(HR. Bukhari & Muslim)
Dan:
“Sesungguhnya pada bekam itu terdapat kesembuhan.”
(HR. Ahmad, Bukhari, Muslim)
Para ulama, seperti Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, menjelaskan dalam At-Tibb an-Nabawi bahwa bekam bermanfaat untuk penyakit jasmani dan rohani, karena ia membersihkan darah, melancarkan sirkulasi, dan menenangkan tubuh serta jiwa.
Menariknya, ilmu kedokteran modern pun mulai menguatkan hikmah ini. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa terapi bekam dapat membantu:
• Melancarkan peredaran darah
• Mengurangi nyeri dan peradangan
• Membantu relaksasi otot
dengan risiko yang relatif rendah bila dilakukan
secara benar.
𝙄𝙨𝙧𝙖 𝙈𝙞’𝙧𝙖𝙟 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙟𝙖𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙞𝙢𝙗𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣:
Salat untuk menyucikan jiwa,
dan bekam sebagai ikhtiar menjaga kesehatan raga.
Sunnah Nabi ﷺ bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga panduan hidup sehat yang penuh hikmah, selaras antara wahyu dan ilmu pengetahuan.
Semoga kita dimudahkan mengamalkan sunnah Rasulullah ﷺ secara utuh: menjaga shalat dan menjaga kesehatan.
Fakfak, 16 Januari 2026
𝗣𝗶𝗵𝗶𝗿 𝗞𝗮𝘀𝘀𝗼𝗿
Republish: Bekam Holistik Klaten
Komentar
Posting Komentar